Di Mana Beli Dinar Emas?

Untuk membeli dinar emas (dinar islam) dan dirham perak, silakan mengunjungi gerai dinar kami di: dinar.web.id.

Spesifikasi dinar: berat 4.25 gram ; Kadar 22 karat (91.7% emas ; 8.3% perak). Masing-masing koin disertai sertifikat yang diakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) dan LBMA (London Bullion Market Association). Dinar dan dirham tersebut diproduksi oleh Logam Mulia, PT. Aneka Tambang. TBK. Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Investasi Dinar Islam

Selama ini para pelaku bisnis dan juga individu menggunakan referensi suku bunga perbankan, SBI dan sejenisnya untuk mengukur apakah suatu investasi memberikan hasil yang baik atau kurang. Kalau hasil investasi tersebut lebih tinggi dari bunga deposito atau lebih tinggi dari SBI, maka investasi tersebut dikatakan berhasil dan sebaliknya.

Masalahnya adalah alat ukur yang kita pakai tersebut menyusut nilainya dari waktu ke waktu – jadi hasil investasi yang diukur dengan alat ukur yang menyusut tentu juga tidak mencerminkan nilai yang sebenarnya. Mengenai penyusutan nilai uang kertas ini saya sudah bahas di tulisan sebelumnya.

Lantas apa alat ukur investasi kita yang lebih mencerminkan nilai daya beli yang sesungguhnya? Lagi-lagi ya menggunakan Dinar sebagai pembanding. Namun kalau kita katakan tahun ini Dinar mengalami penguatan 32 % terhadap Rupiah maupun Dollar, apa artinya ini terhadap hasil investasi kita yang di Rupiah ataupun Dollar? Tidak mudah untuk mengkaitkannya.

Continue reading →

Belajar Mengelola Dinar Dari Abdurrahman bin Auf Sahabat Rasulullah

belajar-mengelola-dinar-dari-abdurrahman-bin-aufSelain dari diri Rasulullah SAW yang terdapat contoh yang sempurna, kita juga bisa belajar dari sahabat-sahabat Beliau dalam membangun kemakmuran Islam yang kita cita-citakan ini.

Salah satu sahabat beliau yang patut kita contoh adalah Abdurrahman bin Auf yang kesuksesannya dalam berbisnis bisa menjadi tauladan bagi seluruh pengusaha muslim saat ini. Dalam hal urusan akhiratpun banyak yang bisa dicontoh dari Abdurrahman ini karena beliau termasuk salah satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga.

Continue reading →

Investasi Emas / Dinar Turun ke Peringkat Ke-3

Tulisan ini saya tujukan pada temen-temen ahli investasi yang sering mengkritik saya bahwa membeli Dinar atau Emas tidak bisa dikatakan sebagai investasi, karena emas atau Dinar tidak bisa tumbuh setelah dibeli – bendanya ya itu-itu saja, tidak bertambah.

Biasanya kalau mendapat challenge semacam ini; saya selalu respon bahwa yang dikatakan temen-temen tersebut benar adanya – apabila uang kita atau timbangan yang kita gunakan sudah emas atau Dinar.  Emas atau Dinar bila diukur atau ditimbang dengan timbangan emas atau Dinar juga – maka jumlah fisiknya memang tidak bertambah.

Sebaliknya bila uang kita atau timbangan yang kita pakai masih Rupiah atau uang kertas lainnya, maka nilai emas atau Dinar yang kita beli jelas tumbuh jauh lebih tinggi – dari investasi bentuk lainnya seperti saham, deposito, reksadana dlsb.

Continue reading →